Kota Komoro ada di Prefektur Nagano, sekitar 195 km dari Tokyo. Kota ini menawarkan lokasi wisata sejarah sekaligus wisata alam, di reruntuhan Kastil Komoro yang dikenal sebagai Kaikoen.
detikTravel menyambangi reruntuhan kastil ini dalam media trip Japan National Tourism Organization (JNTO) dan Garuda Indonesia beberapa waktu lalu. Kastil Komoro ini dibangun sekitar 400 tahun yang lalu di Zaman Sengoku
Lokasinya yang ada di lembah yang dialiri Sungai Chikuma. Kastil ini pun dianggap sebagai salah satu istana terbaik di Jepang. Sayang, sekitar tahun 1626 menara kastil atau donjon yang begitu megah hancur terbakar tersambar petir.
|
Kini, kawasan reruntuhan kastil menjadi salah satu destinasi wisata andalan Komoro. Wisatawan yang berkunjung bisa melihat sisa-sisa bangunan kastil yang dulunya megah ini. Dari sekitar tiga gerbang, masih ada satu yang berdiri tegak yaitu Sannomon.
Nah, lewat Gerbang Sannomon itulah traveler memasuki kawasan reruntuhan kastil. Memasuki gerbang, jalanan berpasir dan berbatu kecil terhampar di depan mata, dengan pepohonan yang rimbun di sisi kanan dan kirinya.
|
BACA JUGA: Wisata Petik Apel di Jepang, Ini Dia Tempatnya!
Tak hanya bisa melihat reruntuhan kastil, yang membuat objek wisata ini menarik banyak orang adalah pemandangannya. Karena dibangun di kawasan lembah, tak mengherankan kalau kastil ini punya pemandangan alam memesona. Bahkan menjadi spot terbaik untuk menikmati musim gugur sekaligus musim semi. Keren!
|
Kalau mau menikmati panorama sekitar yang lebih luas juga telah tersedia view point, yang menghadap ke perbukitan dan sungai. Sayangnya, detikTravel beserta rombongan tiba di tempat ini saat hari sudah mulai gelap, sehingga pemandangan pun tak maksimal.
Walaupun begitu, kunjungan ke kastil ini tetap menyenangkan. Apalagi buat penggemar anime 'Waiting in the Summer' yang salah satu setting tempatnya di Kastil Komoro.
Buat yang liburan ke Komoro, sempat mampir ke reruntuhan Kastil Komoro yang bisa dikunjungi pukul 08.30-17.00 waktu setempat. Biaya tiket masuknya 500 Yen (Rp 57 ribu) untuk traveler dewasa dan 200 Yen (Rp 23 ribu) untuk anak-anak.
|
|
0 Response to "Reruntuhan Kastil Kuno Jepang yang Punya Pemandangan Memesona di Musim Gugur"
Posting Komentar